ANALISIS KECUKUPAN DAN POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA BERDASARKAN METODE FOOD ACCOUNT
Keywords:
konsumsi pangan, food account, rumah tangga, pola makan, gizi seimbangAbstract
Konsumsi pangan merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan kualitas gizi dan kesehatan keluarga. Penilaian konsumsi pangan diperlukan untuk mengetahui jenis, jumlah, serta frekuensi bahan makanan yang dikonsumsi dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola konsumsi pangan rumah tangga menggunakan metode food account selama tujuh hari pengamatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui pencatatan seluruh bahan pangan yang masuk, digunakan, dan tersisa dalam rumah tangga. Subjek penelitian adalah satu rumah tangga yang terdiri atas lima anggota keluarga. Data diperoleh melalui observasi awal, pencatatan harian oleh responden, serta verifikasi akhir stok pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan pangan yang paling banyak dikonsumsi adalah beras dengan jumlah penggunaan sebesar 4.850 gram selama tujuh hari atau rata-rata 138,57 gram/kapita/hari. Konsumsi sumber protein hewani cukup beragam, meliputi udang (1.000 gram), ikan nila (850 gram), dan daging ayam (850 gram). Konsumsi sayuran ditemukan hampir setiap hari, terutama kangkung dan tauge masing-masing sebanyak 500 gram, sedangkan buah yang paling banyak dikonsumsi adalah salak sebanyak 500 gram. Penggunaan minyak goreng tercatat sebesar 794 gram selama periode penelitian yang menunjukkan tingginya penggunaan metode pengolahan makanan dengan cara menggoreng. Berdasarkan hasil tersebut, pola konsumsi pangan rumah tangga secara umum telah cukup beragam karena mencakup sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Namun, konsumsi sayur dan buah masih perlu ditingkatkan serta penggunaan minyak goreng perlu dikendalikan agar pola konsumsi lebih seimbang sesuai dengan prinsip gizi seimbang.











