KEARIFAN LOKAL DALAM TUTURAN ADAT PADA TRADISI GORDANG SAMBILAN: KAJIAN PENDIDIKAN ETNOLINGUISTIK PADA MASYARAKAT MANDAILING
Keywords:
Gordang Sambilan, Etnolinguistik, Kearifan Lokal, Mandailing, Tuturan AdatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal dan makna simbolik dalam tradisi Gordang Sambilan pada masyarakat Mandailing melalui kajian etnolinguistik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi pustaka yang didukung oleh dokumentasi teks tuturan adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gordang Sambilan bukan sekadar alat musik, melainkan sarana komunikasi simbolik yang merefleksikan hubungan manusia dengan alam dan dunia spiritual. Tuturan adat di dalamnya mengandung nilai penghormatan, kekerabatan, dan tanggung jawab sosial yang berakar pada sistem Dalihan Na Tolu. Secara etnolinguistik, istilah "Gordang" berkaitan erat dengan tradisi agraris masyarakat setempat. Tradisi ini berfungsi sebagai media pelestarian nilai budaya serta penguat harmonisasi sosial di tengah modernisasi.










